Cara merawat AC yang benar agar berumur panjang, karena banyak konsumen sering melakukan kesalahan besar dalam penggunaan Air Conditioner (AC). menyalahkan produsen, padahal kesalahannya sendiri. Hal ini bisa dilakukan, bilamana konsumen mengerti cara penggunaannya.

Meskipun banyak faktor yang membuat AC mudah rusak seperti penggunaan AC tidak tepat, bila berlangsung secara terus menerus bisa memberi dampak fatal yakni komponen murah rusak ataupun AC tidak dingin.

Seperti kita ketahui, menggunakan peralatan elektronik haruslah digunakan dengan tepat, termasuk pengoperasian AC. Jadi sebelum membahas mengenai cara merawat AC yang benar, sebaiknya Kamu ketahui kebiasaan salah saat pengoperasian AC dan membuatnya lebih cepat rusak.

 

Kebiasaan Fatal Membuat AC Cepat Rusak

  1. Pengaturan Suhu AC Terendah Bersamaan Kecepatan Maksimal Fan

    Inilah kesalahan paling sering dilakukan, dimana kita mengatur suhu AC terendah (16 C) bersamaan kecepatan maksimal fan, maka membuat kompresor AC bekerja secara maksimal terus menerus. Selain membutuhkan daya lebih besar, kompresor akan lebih cepat pensiun  dari waktunya.
    Lagi pula suhu udara tidak akan mencapai 16 derajat, sebab Kamu tinggal di Negara tropis dengan suhu 32 derajat. Walaupun sudah melakukan pengaturan suhu terendah, Kamu tidak akan mendapatkan suhu sesuai dengan harapan.

  2. Menyalakan AC Saat Baru Mati Tanpa di Sengaja

    Ketika sedang menggunakan AC Kamu tidak sengaja membuatnya mati ataupun karena terjadi pemadaman listrik dari pusat, kemudian langsung dinyalakan. Kebiasaan ini akan berdampak kepada kompresor, sebab harus langsung kerja secara mendadak.

  3. Tidak Mematikan AC

    Mungkin kesalahan ini terlihat sepele, bila dibiarkan bukan hanya tagihan listrik membengkak, komponen ACpun akan cepat mengalami kerusakan. Karena waktu maksimal penggunaan AC 8 – 9 jam/hari.

  4. Merokok di Saat AC Sedang Menyala

    Perokok aktif seringkali tidak menghiraukannya, meskipun asap rokok yang mengandung CO2 bisa membuat ruangan menjadi bau dan berbahaya untuk orang disekitarnya. Hal mengerikannya, saat hawa panas dari asap rokok bercampur dengan gas feron akan mengakibatkan kematian.

  5. Kotoran AC Jarang Dibersikan

    Selain bisa membuat komponen AC mengalami kerusakan karena kotoran yang menempel. Kotoran tersebut akan menjadi sarang kuman dari Legionella Pneunopilla. Kuman ini akan membuat Kamu mengalami ganggunan pernapasan.

  6. Setting AC dalam kondisi heat

    Pada umumnya, icon di remot AC untuk heat dan cool tidak jauh berbeda, sehingga sering kali salah menekan tombol. Padahal ke 2 tombol tersebut memiliki fungsi jauh berbeda yakni heat berguna untuk mengeluarkan udara dan membuat ruangan hangat, sementara cool berguna untuk membuat ruangan dingin.

 

Cara Merawat AC yang Benar dan Hemat Listrik

Pada dasarnya setiap orang membeli peralatan elektronik pasti ingin memiliki barang awet dan tidak mudah rusak, sehingga tidak perlu keluar biaya untuk melakukan perbaikan. Setelah mengetahui kebiasaan di atas, selanjutnya kita akan berbagi cara merawat AC yang benar. Jadi Kamu tidak mengeluarkan biaya lebih besar untuk perawatan.

Lalu bagaimana cara merawat yang benar? Berikut ulasannya!

  1. PaardeKracht (PK) AC Sesuai Ukuran Ruangan

    Kebanyakan orang membeli AC tanpa memperhatikan ukuran ruangan, mereka berfikir menurut mereka cukup. Karena mereka beranggapan bahwa semakin tinggi PK akan membuat listrik lebih boros, bisa kedinginan ataupun harga AC lebih mahal kenyataanya itu adalah salah besar.
    Kenapa? Bila Kamu memiliki ruangan dengan ukuran 4 x 3m, maka membutuhkan Btu 6.000, sementara untuk AC ½ PK hanya memiliki Btu 5.000, tentunya masih kurang bukan. Jika memaksakannya, kompresor AC akan terus-menerus bekerja secara maksimal untuk bisa membuat ruangan dingin. Hal ini akan membuatnya lebih cepat melemah.
    Oleh karena itu, sebaiknya memilih AC ¾ PK dengan Btu 7.000 dengan harga yang tidak jauh berbeda dari AC ½ PK, wattnya juga tidak jauh berbeda kurang lebih 200 watt saja. Walaupun sedikit lebih mahal, tetapi kompresor AC tidak perlu bekerja maksimal secara terus-menerus, sehingga bisa lebih awet dan tidak perlu mengeluarkan biaya perbaikan.

  2. Jangan Nyalakan AC Saat Habis Mati Mendadak

    Ketika listrik di rumah mati secara mendadak ataupun tanpa di sengaja memencet tombol off remote AC, jangan langsung menyalakannya kembali. Tunggu gas freon dan oli kompresor kembali ke tabungnya terlebih dahulu baru dinyalakan, kurang lebih dalam waktu 1 menit.
    Jika Kamu melakukan cara merawat AC yang benar ini, maka dijamin kompresor AC akan memiliki umur lebih panjang. Selain itu, cara inilah paling efektif untuk membuat AC lebih awet dan tidak perlua mengeluarkan biaya.

  3. Hindari Setting Suhu Maksimal Bersamaan dengan Fan Maksimal

    Kamu harus ingat, AC merupakan Air Conditioner bukanlah Air Cooler. Jadi mengatur suhu ke 23 -24 dengan kecepatan Fan 1 – 2 sudah cukup untuk membuat suhu ruangan menjadi dingin, asalkan Btu AC sesuai dengan ukuran ruangan.
    Kita bisa meniru pengelola gedung-gedung dan mall, rata-rata mereka mengatur suhu AC hanya 25 – 26 saja, meski banyak orang suhu ruangan masih tetap dingin bukan. Karena Btu AC memiliki ukuran lebih besar dibandingkan dengan ruangan.

  4. Bersihkan AC Secara Teratur

    Bilamana terdapat banyak kotoran menempel di evaporator, filter, dan kipas AC akan membuatnya membutuhkan tenaga lebih besar untuk kerja maksimal. Hal ini dikarenakan beban kotoran yang nempel di bagian AC, sehingga membutuhkan tenaga lebih dan membuat biaya listrik membengkak.
    Jika lokasi AC dekat dengan tempat orang merokok, banyak debu di ruangan ataupun dekat dengan dapur wajib membersihkannya sekali dalam 2 bulan. Nah, buat Kamu yang tinggal dekat dengan pantai sebaiknya tidak menggunakan air tanah atau PAM untuk membersihkannya, gunakan air minum isi ulang untuk memecah pembentukan karat dari udara laut.

  5. Pastikan Ruangan AC Tertutup

    Saat ruangan dengan AC memiliki lubang seperti pintu terbuka ataupun fentilasi, bisa membuat AC menjadi cepat rusak. Kenapa? Udara dingin di dalam ruangan akan keluar melalui lubang yang terbuka, sehingga kompresor harus bekerja keras lagi untuk mengembalikan suhu ruangan. Jadi cara merawat AC yang benar dengan memastikan ruangan tertutup dengan rapat.

  6. Matikan AC Saat Pergi

    Pada saat menyalakan AC dan ingin pergi, pastikan AC dalam kondisi mati. Selain bisa menghemat biaya listrik, energi yang masuk ke dalam AC bisa memberi dampak pemanasan global serta membuat AC harus terus bekerja. Padahal AC hanya bisa digunakan 8 – 9  jam dalam sehari.

Apakah Kamu tertarik untuk membeli AC? Jika iya, pastikan AC memiliki PK yang sesuai dengan ukuran ruangan. Selain itu, Kamu juga harus menghitung agar ruangan dan orang di dalamnya bisa merasakan dinginnya udara dari AC.

Cara merawat AC yang benar agar lebih awet dan tidak mudah rusak yakni menghindari kebiasaan salah dalam penggunaanya. Bilamana AC sudah mengalami kerusakan, maka Kamu harus mengeluarkan biaya untuk sevice AC, tentunya Kamu tidak ingin itu terjadi bukan. Oleh karena itu, gunakanlah AC sesuai dengan aturannya ya…!!

No Comment

You can post first response comment.

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter a message.

WhatsApp chat